Tampilkan postingan dengan label politika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label politika. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Juni 2019

STOP GADUH POLITIK


Pada akhirnya sesuatu yang telah saya yakini  bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) akan menolak semua tuntutan pihak BPN (Badan Pemenangan Nasional) malam ini benar terbukti. Tuduhan-tuduhan kecurangan yang selama ini gencar disuarakan begitu jelas mengada-ada. Terlalu jelas sikap mereka yang tak mau mengakui kekalahan itu, sikap mereka dalam berpolitik tak beda dengan sikap sehari-hari orang-orang kebanyakan di negeri ini, takut kalah tapi tak peduli pada cara terbaik bagaimana mendapat kemenangan.

Selasa, 05 Maret 2019

Nakoba, Teler, Terangkap Deh


Lagi seorang selebritas dari dunia politik menggemparkan media massa, seorang politikus dari Partai Demokrat yang beberapa waktu terakhir namanya jadi berita di koran-koran nasional dan jadi gunjingan di medsos, Andi Arief tertangkap atau ditangkap karena masalah narkoba. Mengejutkan walau tidak mengagetkan (entah apa maksudnya ini). Saya terkejut saat pertama membaca beritanya, tapi sejenak saya sudah menganggap ini kasus yang bisa menimpa siapa saja kapan saja. Dia bukan yang pertama dari kalangannya yang terjerat masalah seperti ini.

Kamis, 14 Februari 2019

KAMPANYE DI MASJID


Beredarnya iklan ajakan Sholat Jumat bersama Capres 02 Prabowo Subianto di Masjid Kauman Semarang, bagi saya ini kampanye di tempat ibadah. Bahkan kalau besok saat berlangsung acara di sana bersih dari atribut kampanye dan tak ada kata-kata yang bisa dikategorikan sebagai kampanye, tetap saja akan sulit untuk menyangkal bahwa semua itu bukan kampanye. Bawaslu dalam hal ini harusnya tegas menyatakan iklan ini sebagai pelanggaran dalam pemilu. Tentu saja tak bisa serta merta melarang Prabowo jumatan di Masjid Kauman, karena pasti perdebatannya bisa panjang-lebar, cukup tetapkan ini sebagai kampanye di masjid.

Rabu, 19 Desember 2018

INI DIA PESTA DEMOKRASI


Bagi umumnya warga negara ini, yang disebut dengan Pesta Demokrasi mungkin belum jelas dirasakan. Namun sudah banyak ternyata, warga yang telah berpesta di alam demokrasi. Pesta dalam artian bersenang-senang. Ya, bicara pesta pastinya yang tergambar adalah kesenangan dan kemeriahan—ada banyak makanan yang bebas dinikmati, dan hal lainnya yang bisa membuat orang merasa senang atau gembira. Di sini saya tidak bicara mereka tukang bikin kaos, sepanduk, baliho dan atribut-atribut lain yang sangat mungkin banyak yang sedang kebanjiran order.

Kamis, 20 September 2018

PEMILU LAGI.... AH !


Pasangan Capres-cawapres dan Daftar Calon Tetap (DCT) Calon Anggota Legislatif atau Caleg DPR RI dan DPD RI telah ditetapkan KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan apakah kita sudah siap ikut pemilu lagi? Siap tidak siap, kita sebagai rakyat jika diajukan pertanyaan jawabanyya pasti siap, memang apa susahnya datang ke Tempat Pemungutan Suara ( TPS) dan menusuk-nusuk kertas suara, ya toh? Artinya, silahkan bersaing bagi mereka yang punya banyak uang untuk berebut kursi dan kedudukan, asal jangan lupa dengan rakyat kebanyakan yang setiap hari peras keringat banting tulang demi bertahan hidup, bagi-bagilah walau sekedar untuk beli pulsa.

Kamis, 10 Mei 2018

Mahathir Menang dan Saya Khawatir Masa Depan


Kembalinya Mahathir Mohammad menduduki kursi Perdana Menteri Malaysia merupakan kenyataan yang mencengangkan sekaligus menghawatirkan. Bekas perdana menteri yang telah melepaskan jabatannya lebih dari sepuluh tahun, dan kini usianya sudah menginjak 92 tahun itu, terpilih lagi untuk menduduki jabatan lamanya lewat pemilu. Ini bukan saja peristiwa sejarah luar biasa, tapi juga perlu diwaspadai.

Minggu, 15 April 2018

INDONESIA: INI FIKSI ATAU FIKTIF ?


Berhari-hari dikungkung hawa panas, Ahad sore ini (15/4/2018) lumayan adem setelah hujan bikin tanah gembur. Panas dan gerah dalam beberapa hari terakir memang sangat terasa mengganggu, badan terus-menerus lengket, baju cepat bau kecut dan yang paling menjengkelkan kulit jadi gatal-gatal.  Syukurlah hujan datang lagi, padahal saya menduga sekarang sudah kemarau.

Jumat, 31 Maret 2017

Bukan Berita Demo 313

Demonstrasi,  sejak sebelum zaman Nabi Adam as sepertinya peristiwa semacam ini sudah terjadi. Anda tentu pernah membaca ketika malaikat diberi tahu oleh Tuhan tentang akan adanya penciptaan Adam as,  dalam Al Quran diceritakan bagaimana reaksi malaikat kemudian. Saya kira itu tak beda dengan sekarang, bedanya antara satu demonstrasi dengan demonstrasi lainnya ada pada pelaku, apa yang sedang diunjukrasakan dan waktunya tentu saja. Dan untuk waktu, rasanya semenjak menjelang zaman reformasi hingga kini demonstrasi di negeri ini yang dilakukan oleh rakyat   begitu warna-warni dan gegap gempita.

Rabu, 16 November 2016

AHOK PENISTA AGAMA ?

Hari ini (`16-11-2016) Ahok telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama. Ahok alias Basuki Tjahya Purnama gubernur DKI non aktif sejak sebelum penetapan statusnya dalam kasus penistaan agama sudah diprediksi akan jadi tersangka bahkan sangat mungkin disalahkan. Mengerikan saja membayangkan bagaimana jadinya andai Ahok dibebaskan dari tuduhan itu. Walaupun jelas apa yang terjadi adalah upaya politik menghabisi  Ahok .

Senin, 25 Agustus 2014

Krisis BBM dan Jokowi

“Kepriben kiye, bensin pada laka? Kowen sih milih Jokowi.” Begitu kata seorang tetangga yang kebetulan ketemu di SPBU saat sama-sama mau mengisi bensin. Bahasa lokal itu kalau dibahasa-Indonesiakan bisa jadi begini: Bagaimana ini, bensin nggak ada. Kamu sih milih Jokowi. Haha...bisa jadi itu cuma kelakar untuk membuat suasana jadi ceria, tapi ternyata pada kesempatan yang lain dalam suasana yang sama bergerombol di SPBU yang sudah tak menjual BBM apapun seloroh tentang Jokowi yang disangkutpautkan dengan kelangkaan BBM muncul lagi. Bahkan ternyata di beranda facebook lebih parah, para pendengki itu menulis status bahwa Jokowi presiden tidak bisa kerja, baru jadi presiden sudah bikin rakyat susah.

Senin, 09 Juni 2014

Kesetaraan Dalam Hukum?

Menyaksikan Debat Capres di layar televisi semalam (9-6-2014), bagi saya yang menarik adalah ketika Cawapres Hatta Rajasa menyambung paparan Capres Prabowo saat menyampaikan visi dan misi dalam hal penegakan hukum. Di sana Hatta berbicara tentang kesetaraan di depan hukum. Muncul juga ungkapan “hukum tajam ke bawah tumpul ke atas” yang pastinya klise semata. Dalam hati saya merasa, Prabowo yang gagah berani dan membanggakan, ternyata harus dibebani oleh bunyi-bunyi sumbang yang  mestinya tidak perlu ada .

Minggu, 01 Juni 2014

Nomor Urut Capres, Kenapa Diundi?

Penetapan nomor urut capres-cawapres oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum), sebagaimana kita tahu telah berlangsung dengan cara diundi. Disiarkan langsung beberapa stasiun televisi, caranya adalah dengan masing-masing capres mengambil sebuah benda panjang bulat yang tertutup rapat, yang di dalamnya ada selembar kertas bertuliskan angka satu dan angka dua. Dengan modal ketidaktahuan, masing-masing capres pasrah saja mengambilnya, dan pada akhirnya mereka harus menerima apapun yang terjadi. Hasilnya sudah diketahui bersama, Prabowo-Hatta nomor urut satu dan Jokowi-JK dapat nomor urut dua.

Rabu, 28 Mei 2014

Maju dan Mundurnya Pegawai Negara Kita



Akhirnya mundur juga Menteri Agama setelah bertemu Presiden. Dan lewat berita saya membaca bahwa kepala negara sempat menghimbau menterinya itu agar mundur karena telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Saya yakin ini sesuatu yang berat, karena kalau saya berposisi sebagai Menteri Agama atau menteri apapun bahkan mungkin menduduki jabatan paling remeh temeh sekali pun perasaan enggan melepaskannya pasti luar biasa.

Selasa, 08 April 2014

Kampanye Pemilu; Dulu dan Sekarang



Melihat kini pemilu tak semeriah di jaman saya kecil dulu saya jadi ingin bercerita. Cerita tentang kegiatan kampanye di masa pemilu, agar mereka yang baru melek pemilu sekarang punya gambaran dibenaknya tentang pasang surutnya gairah pemilu dari masa ke masa  di negara ini. Di sini saya cuma mau bercerita tentang sesuatu yang pernah saya lihat. Dan tentu saja saya bukan orang yang sudah sangat tua yang tahu pemilu dari masa awal. Tapi mengalami lebih dari lima pemilu di beberapa masa yang penting saya kira pengalaman yang tidak semestinya didiamkan.

Senin, 24 Maret 2014

Kampanye Politik dan Anak-anak



Hiruk-pikuk musim kampanye pemilu entah sudah sampai mana perkembangannya, saya tak mengikutinya selain melihat beberapa unggahan foto teman-teman facebook dan berita soal pro-kontra membawa anak-anak saat kampanye. Melihat foto-foto orang kampanye bersepeda motor yang membawa anak-anak mereka pawai di jalan-jalan tanpa menggunakan helm tentu saja tidak kaget, karena hampir setiap hari tanpa ada kampanye pun pemandangan semacam itu bisa ditemui. Cuma mereka yang peduli pada kehidupan anak-anak tentu tak mungkin tinggal diam melihat itu semua. Tentu bukan semata soal anak-anak balita  yang dibawa angin-anginan pawai di jalan raya, tapi soal anak-anak usia sekolah yang ternyata banyak yang terlibat di sana.

Kamis, 13 Maret 2014

Gila: Presiden sampai RT Ikut Kampanye Partai



Kurang dari sebulan acara coblosan atawa pemilu akan berlangsung di negri ini. Pada tahap awal warga disuruh memilih wakil-wakilnya yang akan duduk di tempat yang konon sangat terhormat. Kemudian pada akhirnya memilih orang pertama negara yaitu presiden. Berita di media sudah sedemikian rupa dan tingkah mereka yang berkepentingan juga sudah mulai gila, tapi rasanya warga masih anteng-anteng saja.

Senin, 11 Juni 2012

Wakil Menteri 2

Sampai sekarang jabatan wakil menteri masih belum saya pahami. Bahkan ketika ribut wakil menteri di Mahkamah Konstitusi kemarin heboh jadi berita. Tak terpahami atau membingungkan, saya pikir itu tepatnya.

Senin, 03 Oktober 2011

KPK Didemo Cewek Bohai

KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) adalah lembaga yang belakangan sangat ramai diberitakan dan jadi bahan obrolan di banyak tempat. Lembaga yang dibangun untuk menangani masalah korupsi di negri ini yang konon kaya raya tapi bangkrut karena ulah pejabat-pejabatnya yang jago korupsi. Lembaga yang kini sedang diplonco habis-habisan oleh para anggota dewan yang konon banyak diantara mereka adalah para koruptor. KPK konon sedang dalam upaya dibubarkan, karena mengganggu setabilitas dunia perkorupsian tanah air. 

Senin, 18 Juli 2011

Gaji Pejabat

Beberapa Saat yang lampau Zaim Uchrowi, kolomnis Republika dalam sebuah talk show mengatakan bahwa semestinya gaji presiden itu sepuluh milyar. Lalu jaksa agung dan kapolri digaji dua milyar, tapi tak terima apa-apa lagi setelah itu. Artinya gaji yang diterima para pembesar negri ini itu dianggap kurang saat ini.

Rabu, 22 Juni 2011

TKI Dipancung Pemerintah Tetap Untung

Ribut kematian Ruyati, salah satu TKI di Arab Saudi yang dipancung karena membunuh majikannya kembali membuat saya geleng-geleng kepala. Karena selalu ribut-ribut semacam ini tak jelas fokusnya sehingga tidak mengatasi apapun kecuali menambah masalah. Aksi demo di depan kedutaan Arab Saudi, mencaci maki mereka biadab dan meminta pengiriman TKI dihentikan jelas tindakan emosional. Padahal yang kita butuhkan adalah memahami persoalannya, apa sesungguhnya yang terjadi.