Selasa, 12 Juni 2018

SAHUR SAHUR... MANA THR-NYA?


Pastinya tak cuma di sini di desa saya ada aksi membangunkan orang-orang pada dini hari di bulan Romadlon. Di banyak negara yang komunitas muslimnya mayoritas hal semacam itu lumrah. Saya waktu kecil pun sudah melakukannya, keliling kampung membawa apa saja yang bisa jadi tetabuhan untuk mengingatkan orang pada sahur. Entahlah, apakah aksi tombrang-tombreng ini diperlukan atau mengganggu, sepertinya kini banyak yang mengeluhkannya.

Jumat, 01 Juni 2018

LUCUNYA PANCASILA


Mungkin karena negeri ini tanahnya subur makmur gemah ripah loh jinawi tongkat dan kayunya jadi tanaman (kata Koes Plus), maka orangnya secara umum santai dan senang bercanda. Memang ada satu dua yang serius bahkan ada yang selalu pasang tampang sangar, tapi yang begitu pun sering pula menimbulkan gelak tawa. Maka tidak aneh acara televisi pun siang malam isinya lelucon dan banyolan.

Kamis, 10 Mei 2018

Mahathir Menang dan Saya Khawatir Masa Depan


Kembalinya Mahathir Mohammad menduduki kursi Perdana Menteri Malaysia merupakan kenyataan yang mencengangkan sekaligus menghawatirkan. Bekas perdana menteri yang telah melepaskan jabatannya lebih dari sepuluh tahun, dan kini usianya sudah menginjak 92 tahun itu, terpilih lagi untuk menduduki jabatan lamanya lewat pemilu. Ini bukan saja peristiwa sejarah luar biasa, tapi juga perlu diwaspadai.

Rabu, 09 Mei 2018

BRIMOB LAWAN TERORRIS


Mungkin sudah bisa diisolasi gerombolan napi terorisme yang mengacau di Mako Brimob, tapi kenyataannya polisi belum mampu mengatasi masalah. Lima polisi tewas di markas dan seorang lagi masih disandera saya rasa bisa jadi bukti. Banyak orang geliisah hari ini sudah pasti. Mereka, bukan saja yang kini sedang berhadap-hadapan langsung di dalam, di luarpun tak kurang tegangnya. Akan sampai kapan?

Selasa, 01 Mei 2018

BURUH HARIAN DI HARI BURUH


Hari Buruh lagi dan demonstrasi lagi. Akankah sampai kiamat akan begini? Semoga pada suatu saat peringatan Hari Buruh Internasional tak lagi diisi dengan turun ke jalan. Para buruh pabrik yang jauh-jauh datang ke Istana Merdeka itu untuk sekedar berkerumun bisa saja memilih sesuatu yang lebih bermartabat, lebih menunjukkan kemandirian. Bagaimanapun buruh kodratnya untuk disuruh-suruh, di luar jam kerja tetaplah manusia yang hidup merdeka.

Selasa, 24 April 2018

KITA BUTUH BUKU, NEGARA HARUS PENUHI


Pernah pada suatu hari ada seorang saudara yang kini berprofesi sebagai guru menelpon saya yang saat itu sedang kuliah di Jakarta. Waktu itu saya sedang membaca buku dan ketika dalam pembicaraan lewat telefon itu dia bertanya saya sedang melakukan apa saat itu,  sepontan saya menjawab sedang membaca buku. Dan sepertinya dia sepontan membalas jawaban saya dengan berkata: baca buku mau jadi apa? Mungkin maksud dia bercanda waktu itu, tapi sempat membuat saya terkejut dan sampai sekarang tetap teringat peristiwa itu.

Jumat, 20 April 2018

IBU KARTINI SEORANG PESOLEK ?


Besok tanggal 21 April lagi dan Hari Kartini lagi. Sudah puluhan kali peringatan Hari Kartini  diadakan, mungkin sejak dirinya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Soekarno pada tahun 1964 dan entah sejak kapan saya menyadari keberlangsungannya. Tentunya waktu saya kanak-kanak di sekolah dasar peringatan ini sudah jadi tradisi, Cuma saya tidak benar-benar ingat pada waktu itu, peringatan Hari Kartini memang seperti sekarang ini atau tidak?