Kamis, 10 Mei 2018

Mahathir Menang dan Saya Khawatir Masa Depan


Kembalinya Mahathir Mohammad menduduki kursi Perdana Menteri Malaysia merupakan kenyataan yang mencengangkan sekaligus menghawatirkan. Bekas perdana menteri yang telah melepaskan jabatannya lebih dari sepuluh tahun, dan kini usianya sudah menginjak 92 tahun itu, terpilih lagi untuk menduduki jabatan lamanya lewat pemilu. Ini bukan saja peristiwa sejarah luar biasa, tapi juga perlu diwaspadai.

Rabu, 09 Mei 2018

BRIMOB LAWAN TERORRIS


Mungkin sudah bisa diisolasi gerombolan napi terorisme yang mengacau di Mako Brimob, tapi kenyataannya polisi belum mampu mengatasi masalah. Lima polisi tewas di markas dan seorang lagi masih disandera saya rasa bisa jadi bukti. Banyak orang geliisah hari ini sudah pasti. Mereka, bukan saja yang kini sedang berhadap-hadapan langsung di dalam, di luarpun tak kurang tegangnya. Akan sampai kapan?

Selasa, 01 Mei 2018

BURUH HARIAN DI HARI BURUH


Hari Buruh lagi dan demonstrasi lagi. Akankah sampai kiamat akan begini? Semoga pada suatu saat peringatan Hari Buruh Internasional tak lagi diisi dengan turun ke jalan. Para buruh pabrik yang jauh-jauh datang ke Istana Merdeka itu untuk sekedar berkerumun bisa saja memilih sesuatu yang lebih bermartabat, lebih menunjukkan kemandirian. Bagaimanapun buruh kodratnya untuk disuruh-suruh, di luar jam kerja tetaplah manusia yang hidup merdeka.

Selasa, 24 April 2018

KITA BUTUH BUKU, NEGARA HARUS PENUHI


Pernah pada suatu hari ada seorang saudara yang kini berprofesi sebagai guru menelpon saya yang saat itu sedang kuliah di Jakarta. Waktu itu saya sedang membaca buku dan ketika dalam pembicaraan lewat telefon itu dia bertanya saya sedang melakukan apa saat itu,  sepontan saya menjawab sedang membaca buku. Dan sepertinya dia sepontan membalas jawaban saya dengan berkata: baca buku mau jadi apa? Mungkin maksud dia bercanda waktu itu, tapi sempat membuat saya terkejut dan sampai sekarang tetap teringat peristiwa itu.

Jumat, 20 April 2018

IBU KARTINI SEORANG PESOLEK ?


Besok tanggal 21 April lagi dan Hari Kartini lagi. Sudah puluhan kali peringatan Hari Kartini  diadakan, mungkin sejak dirinya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Soekarno pada tahun 1964 dan entah sejak kapan saya menyadari keberlangsungannya. Tentunya waktu saya kanak-kanak di sekolah dasar peringatan ini sudah jadi tradisi, Cuma saya tidak benar-benar ingat pada waktu itu, peringatan Hari Kartini memang seperti sekarang ini atau tidak?

Minggu, 15 April 2018

INDONESIA: INI FIKSI ATAU FIKTIF ?


Berhari-hari dikungkung hawa panas, Ahad sore ini (15/4/2018) lumayan adem setelah hujan bikin tanah gembur. Panas dan gerah dalam beberapa hari terakir memang sangat terasa mengganggu, badan terus-menerus lengket, baju cepat bau kecut dan yang paling menjengkelkan kulit jadi gatal-gatal.  Syukurlah hujan datang lagi, padahal saya menduga sekarang sudah kemarau.

Kamis, 05 April 2018

KEPADA IBU INDONESIA: BUKTIKAN!


Lanjut soal puisi “Ibu Indonesia” milik Ibu Sukmawati Soekarnoputri yang bikin heboh itu. Apakah akan tambah heboh atau berakhir kita lihat sama-sama besok siang (6/4/2018), kalau ada demo di Monas berarti kasusnya akan panjang dan kalau tidak jadi demonya berarti Syariat Islam dijalankan—dalam Islam memberi maaf sangat ditekankan. Sang Ibu Indonesia sudah meminta maaf, sudah menangis, sudah cium tangan Ketua MUI segala, haruskah dipenjara?