Kamis, 11 April 2019

Audrey atau Bukan Audrey


Ramai-ramai orang mendukung  Audrey gadis yang beberapa waktu lalu jadi korban penganiayaan di kalangan ABG (Anak Bapak-ibu Gebleg) Kalimantan itu. Sampai banyak artis sok peduli dan kini kasusnya bahkan melebar ke pemilu dimana salah seorang pelaku konon anak seorang calon anggota legislatif. Entah seperti apa kejadian yang sebenarnya, yang jelas kini ada keterangan yang berbeda dari kabar liar di media sosial. Sebelumnya dikatakan pengeroyok berjumlah belasan dan alat kelamin korban dirusak, tapi hasil otopsi menyangkal adanya kerusakan bahkan badan korban pun bersih dari luka dan lebam.

Selasa, 05 Maret 2019

Nakoba, Teler, Terangkap Deh


Lagi seorang selebritas dari dunia politik menggemparkan media massa, seorang politikus dari Partai Demokrat yang beberapa waktu terakhir namanya jadi berita di koran-koran nasional dan jadi gunjingan di medsos, Andi Arief tertangkap atau ditangkap karena masalah narkoba. Mengejutkan walau tidak mengagetkan (entah apa maksudnya ini). Saya terkejut saat pertama membaca beritanya, tapi sejenak saya sudah menganggap ini kasus yang bisa menimpa siapa saja kapan saja. Dia bukan yang pertama dari kalangannya yang terjerat masalah seperti ini.

Kamis, 14 Februari 2019

KAMPANYE DI MASJID


Beredarnya iklan ajakan Sholat Jumat bersama Capres 02 Prabowo Subianto di Masjid Kauman Semarang, bagi saya ini kampanye di tempat ibadah. Bahkan kalau besok saat berlangsung acara di sana bersih dari atribut kampanye dan tak ada kata-kata yang bisa dikategorikan sebagai kampanye, tetap saja akan sulit untuk menyangkal bahwa semua itu bukan kampanye. Bawaslu dalam hal ini harusnya tegas menyatakan iklan ini sebagai pelanggaran dalam pemilu. Tentu saja tak bisa serta merta melarang Prabowo jumatan di Masjid Kauman, karena pasti perdebatannya bisa panjang-lebar, cukup tetapkan ini sebagai kampanye di masjid.

Rabu, 19 Desember 2018

INI DIA PESTA DEMOKRASI


Bagi umumnya warga negara ini, yang disebut dengan Pesta Demokrasi mungkin belum jelas dirasakan. Namun sudah banyak ternyata, warga yang telah berpesta di alam demokrasi. Pesta dalam artian bersenang-senang. Ya, bicara pesta pastinya yang tergambar adalah kesenangan dan kemeriahan—ada banyak makanan yang bebas dinikmati, dan hal lainnya yang bisa membuat orang merasa senang atau gembira. Di sini saya tidak bicara mereka tukang bikin kaos, sepanduk, baliho dan atribut-atribut lain yang sangat mungkin banyak yang sedang kebanjiran order.

Senin, 29 Oktober 2018

BANSER MULIAKAN KALIMAT TAUHID ?


Entah akan sampai di mana panjangnya buntut aksi bakar bendera di Hari Santri Nasional lalu yang dilakukan oleh Banser. Semoga ada hal baru yang bisa mengalihkan perhatian mereka, karena aksi bakar bendera itu (walau disesalkan karena menimbulkan kegaduhan) bukanlah sesuatu yang benar-benar luar biasa. Bendera yang disebut sebagai Bendera Nabi yang di sana ada kalimat tauhidnya, nyatanya cuma kain bendera biasa yang tiap-tiap orang bisa punya gaya berbeda saat memegangnya, begitu pula sikap melecehkan dan memuliakannya. Dan pada kasus ini, yang dilakukan Banser bisa jadi niatnya mulia.

Selasa, 16 Oktober 2018

JANGAN UNDANG BENCANA, BRO!


Sembrono dan tidak peduli lingkungan. Saya kira sebutan itu tidak berlebihan untuk prilaku warga di musim kemarau ini yang  membakar sampah asal-asalan. Sselain membuang sampah ke sungai, belakangan saya perhatikan warga juga membakari dedaunan dan rumput kering di sembarang tempat. Saya juga sering membakar sampah di pekarangan rumah, tapi dikumpulkan terlebih dahulu sebelum dibakar. Juga tak dibiarkan begitu saja, karena bisa ssaja ada api diterbangkan angin dan membakar rumah.