Jumat, 10 Juni 2011

Polri Menindih Kami dengan Payudara Melinda Dee

Kabar Inong Melinda yang kini sedang jadi tahanan mengalami masalah dengan payudaranya dan akan dioperasi dengan biaya dari Jamsostek jelas merupakan penghinaan bagi rakyat miskin, terutama bagi saya yang merasa miskin.
Ini sudah keterlaluan, sementara banyak rakyat miskin bergelimpangan di emperan toko dan di kampung-kampung orang sakit tak bisa berbuat banyak mengobati sakitnya, uang di Jamsostek yang mestinya untuk mengurusi kesehatan mereka yang kini hidupnya terus dibebani kesulitan seenaknya saja dipakai untuk mengurus payudara wanita penjahat yang hidupnya mewah. Rakyat Indonesia memang bodoh dan dibikin bodoh, tapi kekejian aparat (Polri) dalam hal ini rasanya sudah sangat luar biasa memuakkan. Kenyataan ini harus dikutuk oleh segenap warga negara yang sadar keadaan. Dan harus ada tindakan untuk menyikapi ini semua. Ya, Tuhan…kami rakyat sudah tak tahan dengan penghinaan ini, kami yang terus ditindih dengan beban hidup yang dibuat oleh para penguasa kami dan kini ditambahi dengan beban berupa payudara bengkak benar-benar hampir putus asa, Tuhan beri kekuatan untuk mendobrak kelaliman ini. Atau hancurkan negri ini segera.

2 komentar:

Baha Andes mengatakan...

Kita ga perlu mengutuk mereka. yang perlu kita benahi sekarang mulai perbaiki diri kita, ajak sodara kita, ajak temen kita dan semua yang disekitar kita sehingga kejahatan yang sudah mengakar ini bisa terkikis hilang.

Muhammad A Vip mengatakan...

kalo nggak dikutuk nggak seru nih.